Perbedaan variabel dan konstanta,Tipe data pada bahasa pemograman - Buat kamu yang baru mencoba dan mendalami bahasa pemograman, apapun bahasa pemograman psti kamu akan mendengar istilah-istilah seperti variabel, constanta, compiler atau ada juga interpreter serta tipe-tipe data. disini saya akan memberi keterangan sedikit tentang topik diatas.
- Variabel adalah Variabel merupakan sesuatu yang nilainya bisa berubah, namun harus memiliki tipe data tertentu.
Contoh:
A + B = C;
Dalam kasus tersebut, A, B, dan C merupakan suatu variabel yang nilainya bisa berubah/diubah. Misal A=5 dan B=4, maka C=9. Jika A=7 dan B=6, maka C=13.
Tetapi, A, B, dan C harus memiliki tipe data tertentu misalnya bilangan bulat. Jika A, B, dan C sudah dinyatakan sebagai bilangan bulat, maka A, B, dan C tidak bisa digunakan untuk menyimpan nilai desimal/pecahan seperti A=4.5 dan B=3.4 maka C=7.9 (sekali lagi hal ini tidak bisa diterapkan dalam pola pikir komputer).
- Konstanta adalah Sebagaimana variabel, konstanta juga harus memiliki tipe data tertentu. Namun, kebalikan dari variabel, konstanta pada umumnya nilainya tidak bisa diubah/berubah (kecuali konstanta bertipe).
Phi = 3.14;
Perbedaan Variabel dan konstanta,tipe data pada bahasa pemograman
Type Data- Tipe data bilangan bulat
Tipe data bilangan bulat adalah tipe data yang tidak mendukung nilai bilangan pecahan.
tabel dibawah ini menunjukan tabel bilangan bulat :
![]() |
| Bilangan bulat |
- Tipe data bilangan pecahan
![]() |
| Bilangan Pecahan |
- Tipe data Boelean
- Tipe Data karakter
‘A’ Karakter huruf A
‘7’ Karakter angka 7
‘~’ Karakter simbol ~
- Tipe data string
Contoh : ‘Borland Delphi’Demikianlah penjelasan sedikit mengenai tipe data, variabel dan konstanta, semoga bermanfaat.
‘Jum’’at’ { hasilnya berupa string Jum’at }
‘’ { string kosong }





0 komentar:
Posting Komentar